Qur'an Flash

Qur'an Flash
"Dan Bacalah Qur'an dengan tartil" (sangat berguna terutama bagi mereka yang sedang haidh atau nifas yang tidak memungkinkan untuk menyentuh qur'an secara langsung)
Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masakan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juni 2011

Gule Kikil

Hmm...kalau di Riyadh ada warung padang, mungkin saya gak pernah bisa bikin gule kikil sendiri, heheh...mungkin itu kali ye...hikmahnya merantau di negeri orang lain, "terpaksa" berusaha meningkatkan skill memasak, fiuuh...tapi lama kelamaan akan terasa menyenagkan koq, karena kita akan tertantang untuk terus mencoba yang baru...ya nggak?

Ini percobaan dari gule kikil yang saya buat, dan agak kental:

Gule kikil, ada yg lepas dari tulangnya, hmm...


Bahan:
1. Cabe merah besar (6-8 bj, kl mau pedas, boleh ditambah)
2. Bawang merah (sktr 6 siung)
3. Bawang putih (3-4 siung)
4. Jahe (1 ruas jari)
5. Lengkuas
6. Serai (2 bj, saya suka aroma serai, jadi saya bikin serainya 2 bj)
7. Kemiri (4 bh)
8. Kunyit ( 1 sdt, bubuk)
9. Daun salam (3-4 lbr)
10. Kikil (dengan tulangnya: 1/2 kg)
11. Santan kental

Cara membuat:
1. Rebus kikil sampai lunak (kalau pake panci biasa, bisa sampai 3 jam, kalau pake presto sekitar 20-30 menit). Tiriskan. Kalau saya kurang suka dengan kuah rebusan kikil, karena saya kurang tahan sama bau dan minyaknya. 
2. Blender halus dengan minyak: cabe, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri. Sisihkan.
3. Memarkan jahe, lengkuas, dan serai. Sisihkan.
4. Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukkan bumbu yang telah dimemarkan, dan daun salam, lalu tumis kembali sampai harum.
5. Tuang santan ke dalam tumisan (sekitar 300-400 ml), lalu aduk hingga merata.
6. Masukkan kikil yang sudah lunak tadi, dan rebus sampai agak mengental.
7. Masukkan garam dan gula.
baca selengkapnya - Gule Kikil

Senin, 09 Mei 2011

Sop Kikil

Masak kikil yuk....

Sop Kikil Jamur Kuping, heheh...jamurnya ketutup daun jeruk dan seledri, ckckc...


Bahan:
1. Kikil yang sudah dicuci bersih (1/2 kg, plus tulangnya)
2. Bawang merah (3 siung)
3. Bawang putih (3 siung)
4. Lengkuas (3 cm)
5. Jahe (3 cm)
6. Kayu manis ( 2cm)
7. Cengkeh (3-4 bj)
8. Serai (1 btg)
9. Daun Jeruk ( 3-4 lbr)
10. Merica (1/2 sdt)
11. Garam
12. Bawang goreng dan seledri (utk taburan)
13. Jamur kuping (kalau suka)

Cara Membuat:
1. Rebus kikil sampai lembut (kalau saya, direbus di panci presto sekitar 30 menit setelah uap keluar, tapi kalau mau lebih lembut lagi bisa sampai 40 menit). Setelah matang, tiriskan, dan sisihkan.
2. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan merica. Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukkan air. 
3. Memarkan lengkuas, jahe, dan serai, lalu masukkan ke dalam air rebusan. Kemudian masukkan daun jeruk, cengkeh, dan kayu manis. Didihkan sebentar.
4. Masukkan kikil yang sudah lembut tadi, rebus hingga sedikit keluar minyak dari kikil tersebut. Beri garam dan cicipi, masukkan jamur kuping (jika suka), lalu rebus sebentar.
5. Taburkan bawang goreng dan seledri diatasnya.


note: ini versi sop kikil yang sesuai selera keluarga saya, hehehe....jadi silahkan kalau mau dicoba..
baca selengkapnya - Sop Kikil

Minggu, 08 Mei 2011

Paru Goreng

Yup, kangen dengan masakan yang satu ini. Kalau di Indonesia, biasanya masakan ini saya beli di warung padang dan warung sunda. Perbedaannya: kalau di warung padang, parunya digoreng agak garing, sedangkan kalau di warung sunda, parunya digoreng agak basah. Tapi dua-duanya tetap enak, hehehe...

Karena di Riyadh sini, saya belum ketemu rumah makan padang, ataupun rumah makan sunda yang menjual masakan ini, jadi saya coba membuatnya sendiri. Ini resep setelah uji coba yang kedua kalinya, karena yang pertama gagal. Letak kegagalan pertama, karena saya tidak tahu kalau paru itu alot (soalnya penampilannya "enyoy-enyoy" gitu), maklum baru pertama lihat paru, biasanya langsung beli jadi, hehehe...Lalu saya coba searching, dan menurut resep di salah satu website, disebutkan harus direbus 3 jam. Dan eksperimen pun dimulai....setelah saya rebus selama 3 jam...tadaaaaaaaaaaaaaaa....si paru terlalu lembek, bahkan tidak bisa dipotong-potong, hiks...sedihnya...entah resepnya kurang sesuai, entah paru Saudi dan Indo berbeda, hehehe...tapi yah ga papa....akhirnya jadi ingin coba lagi...Ini resep eksperimen kedua, rada lumayanlah, alhamdulillaah....

Ini dia paru goreng, saya kasih tepung kanji sedikit, agar lebih garing, tapi tidak kering


Bahan:
1. Paru (1 kg)
2. Daun Salam (4-5 lbr)
3. Serai (3 btg)
4. Bawang putih (sktr 6 siung)
5. Merica bubuk (sckpnya)
6. Ketumbar bubuk (kalau saya suka agak banyak, 3-4 sdm)
7. Garam
8. Kunyit (sktr 2 cm)
9. Kemiri (5-6 bj)
10. Tepung kanji (sedikit)

Cara Membuat:
1. Rebus paru, bersama daun salam dan serai (dimemarkan). Kalau saya akhirnya menggunakan panci presto, sekitar 15-20 menit setelah uap keluar (bukan dari menyalakan api ya....)
2. Tumbuk halus bawang putih, merica, ketumbar, kemiri, dan kunyit. 
3. Setelah masak, tiriskan paru, dan diamkan sejenak. Setelah agak dingin, potong-potong paru dengan ketebalan sesuai selera.
4. Lumuri paru dengan bumbu halus dan garam, lalu simpan di kulkas sekitar 30 menit.
5. Keluarkan dari kulkas dan taburi paru dengan tepung kanji.
6. Goreng sampai matang.


Note: ini versi eksperimen yang kedua saya, mungkin Anda akan menemukan banyak versi dari cara memasak paru goreng, silahkan di coba saja, dan nggak perlu takut gagal...kegagalan dalam memasak, akan menambah skill Anda...hehehe...(menghibur.com, tapi beneran lho..)

catatan dari tetangga saya: 
Nah, kalau tetangga saya, dia memasak juga paru goreng versi garing (keripik paru). Bedanya paru yang sudah dimasak, diberi bumbu dan dimasukkan ke freezer. Setelah mengeras, dipotong tipis-tipis lalu digoreng.


baca selengkapnya - Paru Goreng

Senin, 02 Mei 2011

Sambal Ijo

Alhamdulillah, dikasih tomat hijau sehabis  makan di Restoran Chiang Mai (Thailand). Restoran ini tergolong ramai dikunjungi oleh orang-orang dari mancanegara, bahkan bule saja makan disini, padahal rempah-rempahnya kerasa banget.... Salah satu menu andalan keluarga saya adalah Tomyam, sejenis sop seafood namun kaya akan rempah-rempah...


Btw, ya sudahlah yah...kita nggak akan berbicara tentang restoran ini lebih jauh, tapi kita akan berbicara tentang nasib tomat hijau yang dikasih oleh pelayan restoran tersebut...


Tomat hijau jarang saya temukan di pasar/supermarket di Riyadh. Kalupun ada, harganya lumayan tinggi jika dibandingkan dengan tomat biasa, karena sayuran jenis ini merupakan sayuran impor. Jadi, mumpung dapat tomat ini gratis, saya putuskan membuat sambal ijo, sambal khas padang, yang mantap bangeed...(gejala kecanduan sambal hijau: on), hehe..


Sambal Ijo




Bahan:
1. Sambal Hijau (saya pakai yang besar, 10 buah)
2. Bawang Merah (sekitar 6-8 siung)
3. Tomat hijau (1 buah, saya dapat yang agak besar)
4. Garam
5. Teri Medan (Kalau suka, saya belum pernah bikin dengan teri medan, tapi kalau makannya sudah pernah, hehe...)


Cara Membuat:
1. Tumbuk kasar cabe hijau dan bawang merah, setelah semua tertumbuk, tumbuk tomat ala kadarnya (setelah diiris-iris).
2. Panaskan minyak untuk menumis (agak banyak sedikit, sekitar 5-6 sendok). Kl minyaknya bekas goreng daging, lebih enak lho, hehe...
3. Masukkan sambal yang telah ditumbuk, dan tumis hingga tercium bau cabe (warna hijaunya sedikit memudar)
4. Masukkan garam. Tambahkan teri medan yang sudah di goreng (jika suka).
5. Sajikan dengan nasi hangat.






note: Special thanks to my mother in law for this recipe.



baca selengkapnya - Sambal Ijo

Senin, 25 April 2011

Baso Ikan

Hmm....kadang ada sebagian anak yang malas makan ikan (walaupun orang dewasa juga ada, hehehe...). Kita mungkin bisa akali dengan membuat semacam cemilan dari ikan, agar anak dengan senang hati memakannya...Nah, baso ikan, adalah sejenis jajanan yang suka "mangkir" di depan sekolahan, atau keliling komplek. Namun tentunya kita tidak mengetahui seberapa persen kandungan ikan didalamnya. Biar lebih PEDE, hayuk atuh, kita belajar bikin sendiri saja...."jajanan kaya protein ini"...

Kurang mulus, karena ikannya tidak saya blender, hehe...tp lumayanlah...



Bahan:
1. Ikan Tenggiri (1/4 kg, disiangi, lalu diblender sampai halus. Bisa jg menggunakan ikan lain yang banyak mengandung Dha, seperti: Ikan kembung, Ikan Salmon, Ikan Tuna. Saya memilih tenggiri krn aromanya dan rasa dagingnya menurut saya enak)
2. Tepung terigu
3. Tepung Kanji
perbandingan tepung terigu dan kanji = 1:2
4. Bawang putih (3 siung)
5. Merica
6. Putih telur (1 bh)

Cara Membuat:
1. Blender ikan tenggiri yang sudah disiangi bersama putih telur (jangan tambah air)
2. Campur ikan tenggiri yang sudah halus dengan tepung terigu dan tepung kanji. Saya tidak terlalu ingat betul berapa takarannya, tapi saya hanya merasa sampai campuran itu tidak terlalu lengket di tangan dan tidak terlalu keras (kalau saya masih agak lengket-lengket sedikit di tangan)
3. Masukkan bawang putih, merica, dan garam. Aduk sampai rata.
4. Siapkan panci dan didihkan air (sekitar 1 liter)
5. Bentuk baso: Ambil adonan dengan tangan kiri, dan kepalkan tangan lalu tekan, sehingga sedikit adonan bulat keluar diantara jari jempol dan telunjuk (posisi tangan mengepal). Ambil adonan yg keluar itu dengan menggunakan sendok yang sudah dilumuri minyak sedikit. Masukkan ke dalam air yang mendidih, dan tunggu sampai terapung. Setelah itu angkat dan sajikan.
6. Penyajian: bisa dibikin baso kuah, baso goreng, baso tusuk, terserah mana yang menarik di mata anak kita.

Selamat mencoba.

setelah ditiriskan



catatan: kepadatan baso akan berbeda ketika kita menggunakan metode diatas dibandingkan dengan membulatkan seperti biasa (menggunakan kedua tangan, dan memutar adonan hingga bulat). Jadi cobalah metode di atas, rata-rata tukang baso, bikin baso seperti itu lho...heheh...
baca selengkapnya - Baso Ikan

Minggu, 06 Februari 2011

Tumis Cumi

Hmm....cepat, enak, dan gak repot, hehehe....menu andalan kalau lagi kepepet, hehehe...


Tumis cumi, menggoda nggak? hehehe...



Bahan:
1. Cumi (300 gr, bersihkan tinta dan tulangnya, lalu potong-potong)
2. Cabe merah (1 bh yg besar, diiris)
3. Bawang merah (2 siung, diiris)
4. Bawang putih (1 siung, diiris)
5. Tomat (1/2 bh, diiris)
6. Serai ( 1 bh, dimemarkan)
7. lengkuas (2 cm, dimemarkan)
8. Jahe (1 cm, dimemarkan)
9. daun salam (2-3 lbr)
10. Saos tiram ( 1 sdm)
11. Gula & garam secukupnya

Cara membuat:
1. Tumis bahan 2-9 sampai harum.
2. Masukkan cumi, aduk sebentar lalu masukkan sedikit air sesuai selera. ( kalau suami saya suka yang agak banyak airnya, resikonya rasa cumi krg terasa, hehehe...)
3. Masukkan saos tiram, gula, garam. Cicipi.

note: kalau saya memilih untuk tidak terlalu lama memasak cumi karena akan menyebabkan dagingnya terasa alot.


Masih di kuali...
baca selengkapnya - Tumis Cumi