Qur'an Flash

Qur'an Flash
"Dan Bacalah Qur'an dengan tartil" (sangat berguna terutama bagi mereka yang sedang haidh atau nifas yang tidak memungkinkan untuk menyentuh qur'an secara langsung)
Tampilkan postingan dengan label suami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suami. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Desember 2010

Bolu Kukus Cokelat (for my lovely husband, hehe...)

Ini menu sebenarnya sudah lama ingin saya bikin, hanya saja, saya terlalu sering dihinggapi rasa malas untuk membersihkan mixer sehabis membuat bolu, hehe...Tapi akhirnya saya buat juga kue ini, pada kondisi yang bisa dibilang kurang tepat, li maa dzaa? soalnya ini menu buka puasa 'asyura zaujy, hehe...yah dipantesin-pantesin ajalah...

Bolu kukus cokelat, love...love...yang jadi sasaran (zaujy, pen) malu, hehe...


Bahan:
1. Telur (2 bh)
2. Gula (8 sdm)
3. TBM (1 sdm)
4. Santan cair (1/2 cup)
5. Pisang (diblender, ini tambahan, soalnya suami saya suka banget ama pisang)
6. Cokelat Bubuk (kl saya paka merk Van Houten, rasanya enak)
7. Tepung terigu (6 sdm/7 sdm)
8. Mentega (2 sdm dicairkan)


Cara Membuat:

1. Masukkan telur, gula, TBM, dalam wadah, lalu mixer dengan kecepatan tinggi (4-5) sampai tercampur dan adonannya menjadi putih dan naik.
2. Lalu masukkan santan cair, mentega, dan pisang, mixer sebentar.
3. Turunkan kecepatan mixer menjadi 1, lalu masukkan tepung terigu perlahan-lahan dan cokelat bubuk. Matikan mixer. Kocok menggunakan sendok, sampai rata, tapi jangan terlalu lama.

Cara membuat krim diatas bolu: 
Mixer gula halus dengan mentega sampai tercampur rata dan menjadi lembut. 


catatan:
saya sharing pengalaman saya tips agar bolu tidak bantet di sini.

Tampak samping, heik, keliatan amburadulnya yah, hehe...
baca selengkapnya - Bolu Kukus Cokelat (for my lovely husband, hehe...)

Sabtu, 11 September 2010

Untuk Suamiku,"Syukron, Jazaakallaahukhoyron."

Sebuah renungan untuk jiwa
Agar kelak aku tak berkata padanya,
"Kau tak pernah berbuat baik padaku..."

masakan suamiku
Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam bersabda:

“Pernah diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata kebanyakan dari penghuninya adalah wanita yang suka berbuat kufur. Ditanyakan kepada beliau,”Apakah mereka berbuat kufur terhadap Allah? Beliau menjawab,”Mereka berbuat kufur terhadap keluarga dan kufur terhadap kebaikan.Apabila engkau senantiasa berbuat baik kepada salah seorang diantara mereka lalu mendapatkan perlakuan buruk darimu, niscaya akan mengatakan,”Aku tidak pernah melihat kebaikan sedikitpun darimu” (Hadits Muttafaq Alaih)

Dari Asma binti Yazid radhiyallahu anha dia menceritakan:
“Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pernah berjalan melalui kami sedang kami semuanya adalah wanita, lalu beliau mengucapkan salam kepada kami dan berkata:’Jauhilah oleh kalian kufur terhadap orang yang berbuat kebaikan’ Lalu kami bertanya “Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan kufur terhadap orang-orang yang berbuat kebaikan itu?” Maka beliau menjawab:”Mungkin salah seorang diantara kalian ada yang lama hidup menjanda bersama orangtuanya, lalu Allah Azza wa Jalla memberikannya seorang suami, darinya dia memberikan harta dan keturunan.Kemudian suatu saat dia marah dan mengatakan, “Aku tidak pernah melihat kebaikan sama sekali darinya meskipun hanya satu hari” (HR.Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, hadits shahih)
Untuk Suamiku,"Syukron, Jazaakallaahukhoyron."
http://www.facebook.com/note.php?note_id=378545808931




baca selengkapnya - Untuk Suamiku,"Syukron, Jazaakallaahukhoyron."